Monday, 16 September 2019

Jenis varietas Bawang Merah Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis Bawang Merah - Apa sih yang terlintas pertama dipikiran sobat jika mendengar bawang merah? Hmmm, tentu bawang merah adalah salah satu dari sekian banyak bumbu dapur ataupun masakan untuk para ibu-ibu rumah tangga. Mungkin, banyak dari sobat yang berprasangka bahwa bawang merah jenisnya ya itu saja, warnanya ke-ungu-an, bentuknya lonjong (oval). Akan tetapi, perlu sobat ketahui bahwa jenis bawang merah ternyata ada beragam lho, tidak hanya satu jenis.

Jenis varietas Bawang Merah Yang Perlu Anda Ketahui
varietas Bawang Merah Super
Pada tahun 2017 Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) telah melepas atau mendaftarkan berbagai varietas bawang merah berdasarkan tipologi ketinggian tanah, tanaman bawang merah yang cocok ditanam pada dataran rendah sampai tinggi. Akan tetapi, ada beberapa varietas bawang merah yang cocok ditanam di dataran tinggi maupun rendah, yaitu: Sembrani, Trisula, Pikatan, Mentes dan Pancasona. Ditambah lagi tidak terpengaruh oleh waktu tanam pada musim hujan atau kemarau (off season) yaitu jenis bawang merah Trisula dan Sembrani.

Berikut adalah jenis-jenis varietas bibit bawang merah yang dikeluarkan oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) antara lain sebagai berikut:

1. Varietas Maja Cipanas


Varietas Maja Cipanas merupakan jenis bawang merah lokal yang berasal dari Cipanas yang dikeluarkan pada tahun 1984. Keunggulan varietas ini cocok ditanam pada dataran tinggi maupun dataran rendah, umbi bawang merah cukup tahan terhadap penyakit busuk umbi, serta tahan dari penyakit busuk pucuk daun. Karakteristik Maja Cipanas adalah tinggi tanamannya kurang lebih 24-47 cm, jumlah anakan 6-14 per rumpun, daun berbentuk silindris dan berlubang, warna daun cenderung hijau tua, jumlah daun antara 16-49 helai, cenderung mudah berbunga dan umur panen pada 60 hari, umbi berbentuk lonjong berwarna merah agak tua.

2. Varietas Bima Brebes


Varietas Bima Brebes ini merupakan salah satu jenis lokal yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah  dan dikeluarkan pada tahun 1984. Varietas ini cocok ditanam pada dataran rendah, dengan karakteristik antara lain: tinggi tanaman kurang lebih 25-44 cm, jumlah anakan antara 7-12 per rumpun, daun berbentuk silindris dan berlubang, warna daun hijau, jumlah daun antara 14-50 helai, cenderung sukar berbunga, umur panen 60 hari, umbi berbentuk lonjong bercincin kecil pada cakram umbi dan berwarna merah muda. Kelebihan varietas ini tahan terhadap busuk umbi, akan tetapi lebih peka terhadap busuk ujung daun.

3. Varietas Kuning


Bawang merah varietas Kuning merupakan jenis lokal berasal dari Brebes yang dikeluarkan pada tahun 2001. Jenis ini cocok ditanam pada dataran rendah hingga medium saat musim kemarau. Karakteristik varietas ini yaitu: tinggi tanaman rata-rata 35 cm, jumlah anakan antara 7-12 per rumpun, daun berbentuk silindris berwarna hijau cenderung ke-kuning-kuningan, jumlah daun antara 34-47 helai, sukar berbunga, umur panen 56-66 hari, bentuk umbi bulat ujung meruncing, warna umbi merah agak gelap. Kelemahan varietas ini tidak tahan terhadap layu daun, namun tahan penyakit bercak ungu umbi.

4. Varietas Kramat 1


Varietas ini merupakan persilangan antara bawang Maja Cipanas dengan bawang Bombay. Karakteristiknya yaitu: tinggi tanaman antara 27-49 cm, jumlah anakan 6-9 per rumpun, daun berbentuk silindris dengan jumlah 18-46 helai. Varietas ini tahan penyakit layu, akan tetapi kurang tahan pada penyakit bercak ungu.

5. Varietas Kramat 2


Varietas ini sama dengan Kramat 1 yang merupakan persilangan Bawang Maja Cipanas dengan bawang Bombay. Jenis ini cocok ditanam pada musim penghujan yang sifatnya tahan air, terbalik dengan Kramat 1 yang cocok ditanam saat musim kemarau. Karakteristiknya adalah: tingginya antara 25-49 cm, jumlah anakan 5-8 umbi per rumpun, warna daun hijau, umur panen 62 hari. Jenis tanaman ini tahan terhadap layu, akan tetapi tidak tahan terhadap penyakit bercak ungu.


6. Sembrani


Varietas ini hasil dari persilangan bawang Thailand dengan bawang Bombay. Karakteristiknya yaitu: tinggi tanaman antara 44-56 cm, jumlah anakan 4-5 per rumpun, bentuk daun silindris dengan jumlah kurang lebih 24-32 helai, umur panen 54-56 hari.

7. Katumi


Bawang merah Katumi adalah bawang persilangan antara bawang merah singkil dengan bawang merah Thailand. Cocok ditanam pada dataran rendah saat musim kemarau. Karakternya yaitu: tinggi tanaman 35-46 cm, jumlah anakan antara 9-11 per rumpun, daun berbentuk silindris yang jumlahnya 53-66 helai, umur panen 53-56 hari.

8. Pikatan


Jenis bawang merah ini persilangan antara B 2558 dengan B 3155 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakternya adalah tinggi tanaman rata-rata 39 cm, jumlah anakan 5-8 per rumpun, bentuk daun berbentuk pipih dengan jumlah daun 27-36 helai, umur panen 50-55 hari, daya simpan umbi 6 bulan setelah panen.

9. Trisula


Bawang merah ini persilangan antara B 2558 dengan B 4127 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakter tanamannya yaitu: tinggi tanaman rata-rata 39 cm, jumlah anakan 5-8 per rumpun, bentuk daun agak bulat dengan jumlah daun 28-39 helai, umur panen 50-55 hari, daya simpan umbi hingga 5 bulan setelah panen.

10. Pancasona


Tanaman ini merupakan persilangan antara B 2275 dengan B 4127 yang baik ditanam pada dataran rendah. Karakternya adalah: tinggi tanaman 41 cm, jumlah anakan 3-7 per rumpun, daun agak bulat dengan jumlah antara 36-39 helai, umur panen 50-57 hari, daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

11. Mentes


Bawang merah ini adalah hasil persilangan antara B 3177 dengan B 3155 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakternya yaitu: tinggi tanaman rata-rata 42 cm, jumlah anakan 8-12 per rumpun, jumlah daun 41-43 helai, umur panen 50-58 hari, daya simpan antara 3-4 bulan setelah panen.

12. TSS Agrihort 1


Tanaman ini merupakan hasil pemurnian dari Maja Cipanas. Cocok ditanampada musim kemarau. Karakternya adalah tinggi tanaman rata-rata 37 cm, daun silindris, jumlah anakan 1-2 umbi dengan bobot 21-34 gr, serta daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

13. TSS Agrihort 2


Bawang merah ini merupakan varietas unggul dari jenis Bima dengan bawang merah Thailand yang cocok ditanam pada saat musim kemarau. Karakternya yaitu tinggi tanaman antara 37-41 cm, daunnya berbentuk silindris, jumlah anakan 2-3 umbi dengan bobot rata-rata 15-21 gr, memiliki daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

14. Violetta 1 Agrihorti


Jenis ini merupakan produk baru yang dikeluarkan pada tahun 2017, persilangan antara varietas Tiron dengan Varietas Maja Cipanas yang cocok ditanam pada dataran tinggi. Karakternya yaitu tinggi tanaman antara 39-43 cm, jumlah anakan 9-10 per rumpun, daya simpan umbi antara 2-3 bulan setelah panen. Keunggulannya adalah tahan terhadap penyakit bercak ungu.

Demikian artikel tentang jenis-jenis varietas Bawang Merah yang perlu anda ketahui sebelum anda membudidayakan bawang merah, akan tetapi untuk jenis bawang merah yang biasa dipakai para petani di Nganjuk maupun di brebes adalah jenis bauji dan Thailand. Untuk informasi bibit bawang merah silahkan WA 0896-7390-0908 . semoga informasi ini bermanfaat terimakasih.

No comments:

Post a Comment

Jual Bibit Bawang Merah Brebes Kualitas Unggul

Jual Bibit Bawang Merah Brebes - Bawang merah merupakan salah satu dari sekian banyak bumbu dapur atau masakan yang sering digunakan oleh k...