Friday, 20 September 2019

Jual Bibit Bawang Merah Brebes Kualitas Unggul

Jual Bibit Bawang Merah Brebes - Bawang merah merupakan salah satu dari sekian banyak bumbu dapur atau masakan yang sering digunakan oleh kaum hawa untuk memasak. Kebutuhannya yang hamper tiap hari digunakan membuat banyak pihak yang tergiur untuk membudidayakan tanaman bawang merah ini, alasannya ya cukup menjanjikan. Bawang merah menjadi komoditas pasaran yang setiap hari dikonsumsi untuk penyedap masakan.
 
Jual Bibit Bawang Merah Brebes bima
Bawang merah bima Brebes
Bisnis penjualan bawang merah masih menjadi suatu hal yang menarik karena sifat harganya fluktuatif atau tidak stabil, kadang naik kadang turun. Kondisi harga yang naik turun tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Akan tetapi, biasanya dipengaruhi adanya suatu momentum hari raya agama tertentu dan tahun baru. Oleh karena itu, maka membudidayakan bawang merah diwaktu tertentu bisa menjadi peluang tersendiri.

Varietas Bawang Merah

Bawang merah varietasnya ada beberapa jenis di pasaran lho. Satu dari sekian banyak yang tersebar adalah varietas bawang merah Bima Brebes. Persebaran jenis bawang merah ini banyak dijumpai di Indonesia. Varietas bawang merah Bima merupakan jenis lokal yang berasal dari Kota Brebes, Jawa Tengah. Varietas bawang ini tersebar diberbagai penjuru Jawa; Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan sampai tersebar di luar Jawa yaitu Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan lain sebagainya.

Ciri ciri Bawang Merah Bima Brebes

Berikut Varietas bawang merah Bima Brebes berdasarkan lampiran SK. Menteri Pertanian No. 594/Kpts/TP 290/8/1984 deskripsinya antara lain:
1. Nama varietas : Bima Brebes2. Asal : Lokal Brebes (Jawa Tengah)3. Varietas ini berasal dari daerah lokal Brebes. Umur tanaman 60 hari setelah tanam4. Tanaman berbungan pada umur 50 hari.5. Tinggi tanaman 25-44 cm. Tanaman agak sukar berbunga6. Anakan 7-12 umbi per rumpun.7. Daun berbentuk silinder berlubang8. Warna daun hijau, jumlah daun berkisar 14-50 helai9. Bentuk bunga seperti payung10. Warna bunga berwarna putih11. Bentuk biji bulat, gepeng dan berkeriput serta warna biji hitam12. Bentuk umbi lonjong bercincin kecil pada leher cakram13. Warna umbi merah muda14. Produksi umbi 9.9 ton/ha15. Susut bobot umbi (basah-kering) 21,5%16. Cukup tahan terhadap penyakit busuk umbi (Botrytis alli)
17. Peka terhadap penyaki busuk ujung daun (Phytophthora porri)18. Baik untuk dataran rendah19. Pengusul : Balai penelitian tanaman sayuran (Balista) Lembang20. Peneliti/ Pemulia : Hendor sunarjono, Prasodjo, Darliah, dan Nasrun Harizon Arbian

Demikian ciri ciribawang merah brebes yang bisa menjadi panduan bagi anda dalam memilih bibit bawang merah. Kalaupun anda ingin menanam bawang merah bima brebes ini, jangan kawatir soal bibitnya, kami menyedian bibit bawang merah bima brebes unggul yang siap tanam.

Pemesanan bibit bawang merah Bima Brebes langsung saja kontak ke WA 089673900908, selamat berbudidaya bawang merah.

Monday, 16 September 2019

Jenis varietas Bawang Merah Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis Bawang Merah - Apa sih yang terlintas pertama dipikiran sobat jika mendengar bawang merah? Hmmm, tentu bawang merah adalah salah satu dari sekian banyak bumbu dapur ataupun masakan untuk para ibu-ibu rumah tangga. Mungkin, banyak dari sobat yang berprasangka bahwa bawang merah jenisnya ya itu saja, warnanya ke-ungu-an, bentuknya lonjong (oval). Akan tetapi, perlu sobat ketahui bahwa jenis bawang merah ternyata ada beragam lho, tidak hanya satu jenis.

Jenis varietas Bawang Merah Yang Perlu Anda Ketahui
varietas Bawang Merah Super
Pada tahun 2017 Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) telah melepas atau mendaftarkan berbagai varietas bawang merah berdasarkan tipologi ketinggian tanah, tanaman bawang merah yang cocok ditanam pada dataran rendah sampai tinggi. Akan tetapi, ada beberapa varietas bawang merah yang cocok ditanam di dataran tinggi maupun rendah, yaitu: Sembrani, Trisula, Pikatan, Mentes dan Pancasona. Ditambah lagi tidak terpengaruh oleh waktu tanam pada musim hujan atau kemarau (off season) yaitu jenis bawang merah Trisula dan Sembrani.

Berikut adalah jenis-jenis varietas bibit bawang merah yang dikeluarkan oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) antara lain sebagai berikut:

1. Varietas Maja Cipanas


Varietas Maja Cipanas merupakan jenis bawang merah lokal yang berasal dari Cipanas yang dikeluarkan pada tahun 1984. Keunggulan varietas ini cocok ditanam pada dataran tinggi maupun dataran rendah, umbi bawang merah cukup tahan terhadap penyakit busuk umbi, serta tahan dari penyakit busuk pucuk daun. Karakteristik Maja Cipanas adalah tinggi tanamannya kurang lebih 24-47 cm, jumlah anakan 6-14 per rumpun, daun berbentuk silindris dan berlubang, warna daun cenderung hijau tua, jumlah daun antara 16-49 helai, cenderung mudah berbunga dan umur panen pada 60 hari, umbi berbentuk lonjong berwarna merah agak tua.

2. Varietas Bima Brebes


Varietas Bima Brebes ini merupakan salah satu jenis lokal yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah  dan dikeluarkan pada tahun 1984. Varietas ini cocok ditanam pada dataran rendah, dengan karakteristik antara lain: tinggi tanaman kurang lebih 25-44 cm, jumlah anakan antara 7-12 per rumpun, daun berbentuk silindris dan berlubang, warna daun hijau, jumlah daun antara 14-50 helai, cenderung sukar berbunga, umur panen 60 hari, umbi berbentuk lonjong bercincin kecil pada cakram umbi dan berwarna merah muda. Kelebihan varietas ini tahan terhadap busuk umbi, akan tetapi lebih peka terhadap busuk ujung daun.

3. Varietas Kuning


Bawang merah varietas Kuning merupakan jenis lokal berasal dari Brebes yang dikeluarkan pada tahun 2001. Jenis ini cocok ditanam pada dataran rendah hingga medium saat musim kemarau. Karakteristik varietas ini yaitu: tinggi tanaman rata-rata 35 cm, jumlah anakan antara 7-12 per rumpun, daun berbentuk silindris berwarna hijau cenderung ke-kuning-kuningan, jumlah daun antara 34-47 helai, sukar berbunga, umur panen 56-66 hari, bentuk umbi bulat ujung meruncing, warna umbi merah agak gelap. Kelemahan varietas ini tidak tahan terhadap layu daun, namun tahan penyakit bercak ungu umbi.

4. Varietas Kramat 1


Varietas ini merupakan persilangan antara bawang Maja Cipanas dengan bawang Bombay. Karakteristiknya yaitu: tinggi tanaman antara 27-49 cm, jumlah anakan 6-9 per rumpun, daun berbentuk silindris dengan jumlah 18-46 helai. Varietas ini tahan penyakit layu, akan tetapi kurang tahan pada penyakit bercak ungu.

5. Varietas Kramat 2


Varietas ini sama dengan Kramat 1 yang merupakan persilangan Bawang Maja Cipanas dengan bawang Bombay. Jenis ini cocok ditanam pada musim penghujan yang sifatnya tahan air, terbalik dengan Kramat 1 yang cocok ditanam saat musim kemarau. Karakteristiknya adalah: tingginya antara 25-49 cm, jumlah anakan 5-8 umbi per rumpun, warna daun hijau, umur panen 62 hari. Jenis tanaman ini tahan terhadap layu, akan tetapi tidak tahan terhadap penyakit bercak ungu.


6. Sembrani


Varietas ini hasil dari persilangan bawang Thailand dengan bawang Bombay. Karakteristiknya yaitu: tinggi tanaman antara 44-56 cm, jumlah anakan 4-5 per rumpun, bentuk daun silindris dengan jumlah kurang lebih 24-32 helai, umur panen 54-56 hari.

7. Katumi


Bawang merah Katumi adalah bawang persilangan antara bawang merah singkil dengan bawang merah Thailand. Cocok ditanam pada dataran rendah saat musim kemarau. Karakternya yaitu: tinggi tanaman 35-46 cm, jumlah anakan antara 9-11 per rumpun, daun berbentuk silindris yang jumlahnya 53-66 helai, umur panen 53-56 hari.

8. Pikatan


Jenis bawang merah ini persilangan antara B 2558 dengan B 3155 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakternya adalah tinggi tanaman rata-rata 39 cm, jumlah anakan 5-8 per rumpun, bentuk daun berbentuk pipih dengan jumlah daun 27-36 helai, umur panen 50-55 hari, daya simpan umbi 6 bulan setelah panen.

9. Trisula


Bawang merah ini persilangan antara B 2558 dengan B 4127 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakter tanamannya yaitu: tinggi tanaman rata-rata 39 cm, jumlah anakan 5-8 per rumpun, bentuk daun agak bulat dengan jumlah daun 28-39 helai, umur panen 50-55 hari, daya simpan umbi hingga 5 bulan setelah panen.

10. Pancasona


Tanaman ini merupakan persilangan antara B 2275 dengan B 4127 yang baik ditanam pada dataran rendah. Karakternya adalah: tinggi tanaman 41 cm, jumlah anakan 3-7 per rumpun, daun agak bulat dengan jumlah antara 36-39 helai, umur panen 50-57 hari, daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

11. Mentes


Bawang merah ini adalah hasil persilangan antara B 3177 dengan B 3155 yang cocok ditanam pada dataran rendah. Karakternya yaitu: tinggi tanaman rata-rata 42 cm, jumlah anakan 8-12 per rumpun, jumlah daun 41-43 helai, umur panen 50-58 hari, daya simpan antara 3-4 bulan setelah panen.

12. TSS Agrihort 1


Tanaman ini merupakan hasil pemurnian dari Maja Cipanas. Cocok ditanampada musim kemarau. Karakternya adalah tinggi tanaman rata-rata 37 cm, daun silindris, jumlah anakan 1-2 umbi dengan bobot 21-34 gr, serta daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

13. TSS Agrihort 2


Bawang merah ini merupakan varietas unggul dari jenis Bima dengan bawang merah Thailand yang cocok ditanam pada saat musim kemarau. Karakternya yaitu tinggi tanaman antara 37-41 cm, daunnya berbentuk silindris, jumlah anakan 2-3 umbi dengan bobot rata-rata 15-21 gr, memiliki daya simpan 3-4 bulan setelah panen.

14. Violetta 1 Agrihorti


Jenis ini merupakan produk baru yang dikeluarkan pada tahun 2017, persilangan antara varietas Tiron dengan Varietas Maja Cipanas yang cocok ditanam pada dataran tinggi. Karakternya yaitu tinggi tanaman antara 39-43 cm, jumlah anakan 9-10 per rumpun, daya simpan umbi antara 2-3 bulan setelah panen. Keunggulannya adalah tahan terhadap penyakit bercak ungu.

Demikian artikel tentang jenis-jenis varietas Bawang Merah yang perlu anda ketahui sebelum anda membudidayakan bawang merah, akan tetapi untuk jenis bawang merah yang biasa dipakai para petani di Nganjuk maupun di brebes adalah jenis bauji dan Thailand. Untuk informasi bibit bawang merah silahkan WA 0896-7390-0908 . semoga informasi ini bermanfaat terimakasih.

Sunday, 15 September 2019

Tips Memilih Bibit Bawang Merah Unggul dan Kualitas Terbaik


Cara memilih bibit bawang merah unggul sangat penting untuk menghasilkan panen yang melimpah karena Bawang merah adalah bagian terpenting dalam bumbu masakan di Indonesia, oleh karenanya kebutuhan bawang merah setiap hari sangat tinggi bahkan bisa dibilang tidak ada habisnya. 

Tips Memilih Bibit Bawang Merah Unggul berkualitas
bibit bawang merah unggul
Saking derasnya kebutuhan bawang merah maka banyak petani yang menggunakan lahannya untuk budidaya bawang merah. Coba kita lihat di daerah Nganjuk dan Brebes. Namun sebelum menanam alangkah baiknya anda memilih bibit bawang merah yang berkualitas atau unggul. 

Sesuaikan Bibit dengan Musim 

Cara memilih bibit yang unggul sebenarnya sangat mudah, pertama adalah dengan melihat musim, karena kondisi musim saat penanaman bawang merah sangat mempengaruhi pemilihan bibit, jika musim penghujan sebaiknya anda memilih bibit bawang local seperti jenis bauji. Sementara jika darang musim kemarau, sebaiknya anda memilih bibit bawang merah Thailand. Kami menyediakan dua bibit bawang merah merah ini. Ada bisa menghubungi kontak WA 0896-73900-908 

Pilih Bibit yang padat dan sehat 

Kedua pilihlah bibit bawang merah yang padat dan sehat. Untuk melihat apakah bibit tersebut sehat dan padat adalah dengan melihat umbinya apakah padat segar maksudnya permukaanya tidak keriput kemudian pilihlah umbi yang merahnya agak memudar atau agak kehitam hitaman. Karena penyimpanan bibit kering yang lama akan lebih bagus kualitasnya dari pada bibit umbi yang barusan. Jika memilih bibit umbi bawang merah yang bertunas maka lihatlah tunas yang berwana hijau, tunas ini akan terlihat ketika anda memotong bagian bawah umbi bawang merah, anda bisa coba sendiri dirumah. 

Pilih Bibit Bawang Merah Yang Kering 

Jika anda membeli bibit yang belum lama atau belum kering benar maka setelah anda membeli adalah perlu menyimpan bibit tersebut. Simpanlah calon bibit itu beberapa waktu agar bibit bawang merah siap tanam. Untuk bibit jenis local atau bauji minimal penyimpanan adalah 2 bulan, lebih lama lebih bagus. Sementara bibit bawang merah jenis Thailand penyimpanannya menimal atau kurang lebih 3 bulan atau lebih lama. Hal ini berguna untuk menjaga kualitas bibit anda. Namun jika anda ingin bibit bawang merah siap tanam, kami telah menyediakan dengan stok melimpah. Informasi lebih lanjut silahkan WA 0896-7390-0908 

cara Memilih Bibit Bawang Merah Unggul kualitas terbaik
Bibit Bawang merah lebih dari 3 bulan
Perhatikan ukuran Umbi Bibit Bawang Merah 

Yang terakhir cara memilih bibit bawang merah adalah dengan memperhatikan ukuran umbi bibit, ukuran umbi yang cocok untuk dijadikan bibit yaitu memiliki ukuran sedang atau jika di diameterkan adalah sekitar 1,5 hingga 1,9 cm atau dalam bobot 6-10 gram. Umbi bawang merah yang berukurang sedang ini biasanya umbi ganda yang memiliki dua suing, tapi ada juga yang satu siung, selebihnya adalah tinggal bagaimana cara anda mengelola atau membudidayakan bawang merah, 

Untuk hasil yang melimpah banyak faktor loh ya, selain pemilihan bibit yang unggul, juga lokasi dan cuaca. 

Demikian informasi tentang tips memilih bibit bawang merah unggul berkualitas, untuk pemesanan bibit bawang merah anda bisa menghubungi WA 0896-7390-0908. Semoga info ini bermanfaat. Amin,

Friday, 13 September 2019

Cara Bawang Merah Berkembang Biak atau Reproduksi

Cara bawang merah berkembang biak - Bawang merah merupakan tanaman umbi yang sangat dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari hari. Beragam fungsi dan kegunaannya bagi manusia adalah salah satunya untuk bumbu dapur. Setiap manusia butuh makan, makanan tersebut awalnya dimasak dengan berbagai bumbu sehingga masakan bisa gurih sesuai dengan selera yang masak. Dari sekian bumbu penyedap makanan tersebut adalah bawang merah. Maka, tak mengherankan jika tanaman umbi bawang merah banyak yang membudidayakan tanaman tersebut.

Cara Bawang Merah Berkembang Biak
Bawang merah
Bawang merah dibudidayakan bukan hanya untuk sekedar kebutuhan pribadi sampai pada kegiatan yang bersifat bisnis. Oleh sebab itu, kesuksesan kegiatan budidaya tanaman bawang merah berkaitan dengan pengetahuan tentang pertumbuhan bawang merah yang dalam hal ini adalah proses berkembang biak (Reproduksi). Bawang merah dalam proses reproduksi ada dua cara, yaitu: dengan cara generatif (perkawinan) dan vegetatif (non kawin)

Bawang merah berkembang biak atau reproduksi dengan cara Generatif (perkawinan)

Proses perkembangan biakan tanaman bawang merah melalui perkawinan yaitu dengan cara penyerbukan yang dibantu oleh lebah serta serangga sebelum menjadi biji atau benih yang akan tumbuh menjadi umbi-umbi bawang merah baru. Akan tetapi, kelemahan proses perkembang biakan dengan cara generatif ini membutuhkan waktu yang cenderung lama. Oleh sebab itu, cara perkembang biakan ini jarang yang digunakan karena memang tidak efektif untuk diaplikasin oleh pembudidaya bawang merah. Biasanya pembudi daya bawang merah menggunakan cara yang kedua untuk melakukan proses perkembang biakan yaitu dengan cara vegetatif (non perkawinan).

Bawang merah berkembang biak dengan cara Vegetatif (non perkawinan)


Bawang merah bereproduksi melalui vegetatif atau non perkawinan yaitu proses perkembangbiakan bawang merah melalui umbi lapis. Umbi lapis tumbuh tunas baru di setiap sela-sela lapisan umbinya. Proses perkembang biakan ini terjadi pada umbi lapisan yang tengah. Dengan menanam umbi bawang merah, maka akan menghasilkan umbi-umbi bawang merah yang baru. Proses perkembang biakan ini merupakan cara yang cukup cepat karena sifatnya mudah serta sederhana untuk dilakukan.

Kenyataannya hampir semua petani bawang merah membudidayakan bawang merah menggunakan cara vegetatif atau lewat umbi yang kemudian dinamakan bibit bawang merah. bibit ini biasanya dipilih dan dibiarkan kurang lebih 2 sampai 3 bulan, sehingga bibit bawang merah biasanya kering, atau dikeringkan terlebih dahulu sebelum di gunakan untuk tanam.

cara reproduksi bawang merah
reproduksi bawang merah
cara bawang merah berkembang biang tidak kawin ini termasuk jenis tanaman yang berkembang biak dengan umbi, seperti bawang putih, porang, jahe merah dan lain sebagainya, dari bibit umbi tersebut kemudian muncul tunas, setelah tunas tumbuh dan membesar, bibit umbi bawang merah tersebut kemudian beranak atau tumbuh gerombolan umbi, jadi satu bibit umbi bawang merah akan menghasilkan beberapa umbi bawang merah.

demikian informasi tentang bagaimana cara bawang merah berkembang biak atau cara reproduksi bawang merah, anda juga bisa membaca pengalaman mantan anak kos yang berjualan bawang merah.  Jika anda menginginkan bibit bawang merah kualitas unggul maka anda bisa menghubungi kontak WA 0896-7390-0908 anda bisa konsultasi atau tanya tanya mengenai bibit bawang merah. semoga informas ini bermanfaat.

Tuesday, 10 September 2019

Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar

Kalau kita lewat Pantura atau Tol di daerah Brebes dan Nganjuk kita akan melihat hamparan bawang merah yang begitu luas. Kedua daerah tersebut merupakan pusat bawang merah di Indonesia, bahkan menguasai pasar Indonesia. Sehingga jika kita ingin menanam bawang merah kita harus belajar dari kedua daerah tersebut.

Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar
bawang merah
Bawang merah atau brambang atau Allium ascalonicum merupakan jenis tanaman Holtikultura musiman yang mempunyai nilai ekonimi tinggi, kenapa? Karena brambang ini bagian penting dalam perbumbuan masak orang Indonesia. Oleh karena itu agar memiliki hasil yang maksimal kita perlu ilmu

Cara menanam bawang merah yang baik agar dapat panen yang melimpah sehingga kita sebagai petani mendapatkan kemakmuran. Mengapa ini penting, karena nilai komoditi brambang ini sangat tidak stabil kadang harga jualnya melejet kadang juga nyungsep melebihi biasa tanam. Tak hanya itu, kebijakan impor bawang merah juga sangat mempengaruhi harga bawang merah di Indonesia.

Berikut adalah tahapan cara menanam bawang merah yang benar

Tentukan lahan atau lokasi budidaya bawang merah

  • Lahan sebaiknya di dataran rendah antara 0-800 meter dari permukaan tanah
  • Memiliki suhu rata rata 27-32 derajat celcius karena bawang merah yang bagus membutuhkan penyinaran matahari kurang lebih 12 jam setiap harinya.
  • PH tanah baiknya sekitar 6-7
  • Kelembaban tanah sekitar 60-70%
  • Jenis tanah yang bagus untuk tanam bawang merah adalah latosol, glei humus, dan alluvial
  • Jenis lahan yang baik itu sawahan atau tegalan.
  • Setelah kita menentukan lahan atau lokasi budidaya brambang, maka langkah selanjutnya adalah persiapan menanam bawang merah
Pengelolahan Tanah
  • Pengemburan lahan, cangkul lahan agar menjadi gembur kemudian diamkan sekitar 1 minggu agar racun dalam tanah menghilang
  • Bila kadar PH tanah kurang dari 6-7 maka perlu penanganan khusus yaitu dengan pemberian kapur dolomite dengan dosis 1 ton perhektarnya. Dalam masa penyampuran ini diamkan kurang lebih 2 minggu
  • Kalau lahan dinilai sudah siap, buatkan bedengan dengan lebar kurang lebih 1 meter dan tinggi 30 cm an untuk lebar menyesuaikan lahan ya.
  • Sementara untuk jarak atar bedengan sekitar 50 cm meter ini beguna untuk kita lewat dan aliran air atau parit serta untuk menjaga kelembaban tanah
  • Bendengan kemudian gemburkan dan berilah pupuk kandang diamkan kurang lebih 1 minggu agar tanah siap tanam
  • Jika sudah 1 minggu siapkan bibit bawang merah 
Bibit Bawang Merah

Pemilihan bibit bawang merah ini sangat penting karena menentukan hasil panen kita, pilihlah bibit bawang merah unggul, jika bibit umbi bawang merah usia kurang 2 bulan makan lakukan pemotongan ujung umbi agar mempercepat pertumbungan, jika bibit anda lebih dari 2 bulan atau lebih lama lagi maka bibit bawang merah anda lebih bagus, untuk mendapatkan bibit bawang merah unggul kami menyediannya, baik bibit bawang merah brebes maupun nganjuk dengan usia lebih dari 2 bulan dan siap tanam. Caranya dengan order ke nomor WA 0896-7390-0908

Penanam bawang merah

Proses berikutnya adalah cara menanam bawang merah adalah membenamkan seluruh umbi bawang merah kedalam lahan yang sudah disiapkan, untuk jarak tanam antar 20x20cm saat tanam musim penghujan, tapi kalau musim kemarau lebih baik jarak antar umbi 15x15cm hal ini bertujuan agar bibit brambang tumbuh lebih optimal.

Penyiraman bawang merah

Jika bibit sudah tertanam maka diperlukan penyiraman agar bawang merah tumbuh dengan baik, usia tanam 0-10 hari dilakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, setelah 10 hari penyiraman bisa mulai dikurangi dengan sekali penyiraman dalam sehari entah itu sore atau pagi,

Pemupukan bawang merah

Setelah bawang merah tumbuh hijau mulailah kita melakukan pemupukan agar unsur hara tanah tetap terjaga, kapan memulai pemupukan? Bisa dilakukan di usia 2 mingguan dengan dosis menyesuaikan lahan,

Masa panen bawang merah

Inilah masa yang ditunggu petani bawang merah, masa panen. Cara mengetahui masa panen adalah ketika daun bawang merah sudah 70 persen daunnya mulai rebahan atau ambruk, atau dengan menghitung usian tanam yaitu sekitar 70 hari maka bawang merah anda sudah siap untuk di panen.

Untuk menghitung kualitas bawang merah anda biasanya dengan lahan 1 hektar bisa menghasilakan bawang merah kurang lebih 5-10 ton tergantung kondisi lahan, air, udaha dan cuaca.

Setelah dipanen, keringkan bawang merah di bawang sinar matahari kurang lebih 1-2 minggu agar kadar airnya berkurang hingga 80% atau sesui dengan permintaan pasar.

Demikian tahapan  menanam atau budidaya bawang merah agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran anda untuk segera memulai menanam bawang merah.

Untuk pemesanan bibit bawang merah unggul anda dapat menghubungi kontak WA 0896-7390-0908

Jual Bibit Bawang Merah Brebes Kualitas Unggul

Jual Bibit Bawang Merah Brebes - Bawang merah merupakan salah satu dari sekian banyak bumbu dapur atau masakan yang sering digunakan oleh k...