Rabu, 18 Januari 2017

Cara cerdas berinvestasi dengan budidaya bawang merah

Cara cerdas berinvestasi dengan budidaya bawang merah
Sektor agrobisnis di Indonesia berkembang cukup menjanjikan, apalagi sektor ini belum banyak dilirik oleh para pemilik modal. Rata-rata masyarakat lebih memilih berinvestasi pada sektor jasa dan industri. Padahal , jika mau menelisik lebih jauh peluang berinvestasi bidang agro, khususnya budidaya bawang merah tidak kalah menjanjikan peluang mendulang rupiah yang menguntungkan. Mengapa demikian?
Budidaya bawang merah dipilih karena merupakan komoditas yang terus menerus dibutuhkan masyarakat, selain itu bawang merah juga relatif tahan lama dalam penyimpanan, tidak mudah busuk serta harganya yang stabil bahkan cukup tinggi. Selain itu bawang merah juga memiliki nilai ekonomis tinggi setelah diproses, semisal jadi serbuk bawang merah atau bumbu bawang merah.
Banyak perusahaan yang menawarkan kerja sama dalam penanaman bawang merah, ada yang dengan sistem bagi hasil, ada yang hanya menyediakan bibit bawang merah, ada pula yang hanya menampung hasil panen bawang merah. Berbagai alternatif pilihan pengambilan hasil dapat dipertimbangkan, yang jelas memutuskan untuk terjun ke wilayah budididaya bawang merah sangatlah menggiurkan. Melihat harga bawang merah yang stabil, tidak jarang pada waktu- waktu tertentu ketika bertepatan dengan moment perayaan hari-hari besar keagamaan, harganya akan naik tajam.
Berikut akan dibahas perhitungan analisis berinvestasi pada sektor budidaya bawang merah per 1 ha :
1.      Biaya variable
a.       Bibit 10 kwintal                                                         12.500-24.000
b.      Pupuk :
·         Urea 500kg                                                    1.150
·         TSP 300kg                                                     690
·         KCL 100kg                                                    300
·         Pupuk kandang 15 ton                                   6.000
c.       Pestisida                                                                     1.500
d.      Tenaga kerja
·         Pembuatan bedengan dan pencangkulan       5.000
Total biaya variable                                                     22.140.000
2.      Biaya tetap
Sewa lahan                                                                             7.000
Sprayer 2                                                                                300
Total                                                                                       7.300.000
3.      Total pengeluaran                                                                   29.440.000
4.      Pendapatan
10.000kg x 5000                                                                    50.000.000
5.      Laba
50.000.000-29.440.000                                                          20.560.000
Analisis diatas menunjukan variable umum dalam setiap panen bawang merah dengan perlakuan dan perawatan pada lahan 1 ha, apabila panen yang dihasilkan mendulang berat yang lebih besar tidak menutup kemungkinan laba yang di dapat akan semakin besar, begitu pula dalam budidaya bawang merah harus siap dengan berbagai resiko termasuk kegagalan, karena itulah yang dinamakan USAHA. Maka dari itu untuk meminimalisir kegagalan diperlukan pengetahuan mengenai cara budidaya bawangmerah yang tepat dan efisien. Maka wajib bagi para calon pembudidaya bawang merah mengupgrate pengetahuan dan senantiasa selalu belajar juga mencoba.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat bagi pembaca semua, apabila pembaca membutuhkan bibit bawang merah segera menghubungi kami di 087838393451. Terima kasih…salam sukses manfaat untuk pembaca semua
Cara cerdas berinvestasi dengan budidaya bawang merah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar