Senin, 21 November 2016

Mengendalikan hama ulat daun dengan treatmen yang tepat

Mengendalikan hama ulat daun dengan treatmen yang tepat
            Ulat daun seringkali ditemukan pada bersembunyi diantara rimbun daun bibit bawang merah yang telah ditanam. Ulat ini mempunyai nama ilmiah Laphygma exigua HBN (ulat penggerek daun), termasuk jenis ulat yang ditakuti pada masa lampau, disaat obat-obtan pertanian seperti insektisida belum banyak beredar di pasaran. Ciri dari ulat ini apabila masih muda berwarna hijau menyerupai daun, sehingga sulit mengamati keberadaan ulat ini, dikarenakan warnanya hijau yang membaur dengan daun.
            Panjang ulat penggerek daun ini biasanya mencapai 2,5cm. seperti halnya hama penyakit lain pada budidaya bawang merah, ulat ini juga termasuk yang cepat berkembang biak. Masa berkepompongnya dihabiskan di dalam tanah, ulat ini juga menyerang jenis tanaman lain mulai dari sayur-sayuran, tembakau, kapas dan rumput-rumputan. Ini juga salah satu faktor penularan ulat ini ke tanaman bawang, apabila tanaman-tanaman tersebut berada tak jauh dari lokasi budidaya.
            Ulat penggerek daun menyerang dedaunan yang masih muda sampai yang sudah tua. Pada mulanya ulat ini melubangi bagian ujung daun lalu masuk kedalam daun bawang. Akibatnya ujung daun seperti terpotong-potong , bukan hanya itu jaringan dalam daun pun dimakan. Setelah habis, ulat-ulat tersebut berpindah ke daun lain yang masih sehat. Demikian seterusnya hingga dengan cepat tanpa disadari seluruh tanaman telah diserang.
            Akibatnya daun bawang terlihat menerawang tembus cahaya atau terlihat bercak-bercak putih, akhirnya daun jatuh terkulai, jika tidak segera ditangani hama ulat akan menyerang seluruh tanaman bawang akan menyebabkan tanaman bawang tumbuh tanpa daun, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan yang akan berimbas pada hasil panen. Semakin cepat hama ulat penggerek daun ini dibasmi maka akan semakin baik bagi perkembangan budidaya bawang merah yang sedang dijalani.
            Pemberantasan hama ulat penggerek daun dapat dilakukan dengan cara memburu telur-telurnya yang mudah ditemukan dipermukaan daun. Akan tetapi cara ini dianggap kurang efisien karena memakan banyak waktu juga membutuhkan tenaga besar. Penyemprotan dengan pestisida dapat dilakukan untuk membasmi hama ulat penggerek daun, diantara pestisida yang dapat diberikan adalah Diazinon 60 EC dengan konsentrasi 0,1-0,2% , Phosvel 300 EC konsentrasi 0,2-0,25% , lannate konsentrasi 3-6% , Tamaron konsentrasi 0,1-0,2% dan pestisida lain yang dapat dijumpai di toko-toko pertanian.

            Demikian sedikit uraian dari kami, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Bagi pembaca yang ingin mengetahui cara budidayabawang merah dan mencari bibit dengan kualitas terbaik, dapat menghubungi kami di : 087838393451
Mengendalikan hama ulat daun dengan treatmen yang tepat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar