Selasa, 15 November 2016

Memilih bibit bawang merah layak dan siap tanam

Memilih bibit bawang merah layak dan siap tanam
Pada umumnya budidayabawang merah di Indonesia,  memanfaatkan umbi sebagai bibit bawang merah yang akan di tanam. Meskipun sebenarnya bibit bawang merah dapat di perbanyak menggunakan biji, akan tetapi hal ini terkendala pada waktu menghasilkan biji yang cukup lama, sehingga kebanyakan petani memanen sebelum sempat berbunga dan tumbuh biji.
Seperti hal nya jenis bawang – bawangan pada umumnya, bibit bawang merah juga dapat di peroleh dengan cara membeli atau mengadakan sendiri.  Dengan menanam bawang merah yang bertujuan untuk menghasilkan bibit, pembaca dapat memilih cara mudah untuk langkah awal. Untuk itu, pilih lah bibit produk dalam negri yang sudah terbukti sesuai dan cocok di tanam di Indonesia. Bibit dalam negri sudah dapat menyesuaikan kondisi tanah dan lingkungan, sedangkan apabila pembaca memilih bibit bawang merah impor, belum tentu akan cocok dengan kondisi iklim Indonesia , tidak jarang akan membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi.
Umbi yang akan digunakan untuk bibit, haruslah berasal dari umbi tanaman bawang merah yang tua. Umbi yang akan di gunakan untuk bibit bawang merah juga harus dalam keadaan sehat tidak mengandung penyakit dan hama. Dipanen saat sudah berumur 70-90 hari dengan tekstur umbi yang padat tidak gembuk. Bibit yang sehat berwarna merah segar, tidak pucat dan tidak menunjukan tanda adanya bintik hitam yang mengindikasikan adanya penyakit akibat serangan cendawan.
Kemudian umbi yang akan dijadikan bibit bawang merah haruslah cukup penyimpanannya. Minimal sudah disimpan dengan baik selama 2 bulan, umbi bibit akan menunjukan kondisi terbaiknya apabila di simpan selam 6-8 bulan. Pada saat itu, tunas pada umbi sudah mulai tumbuh dan serabut akar sudah mulai menjalar. Umbi bawang merah memiliki ciri fisik apabila sudah siap untuk ditanam, yaitu dengan mencoba memotong melintang akan terlihat tunas yang berwarna hijau dengan panjang tunas separau panjang umbi. Bibit dari umbi yang mempunyai ciri fisik diatas umumnya kuat menghadapi penyakit dan daya tumbuhnya sangat tinggi.
Umbi yang akan dibuat untuk bibit sebaiknya dipilih yang ukuran kecil sampai sedang. Ini dilakukan karena menimbang estimasi biaya yang harus dikeluarkan. Apabila menggunakan bibit bawang merah besar harga akan lebih mahal dari bawang kecil, padahal secara hasil tidak akan jauh berbeda dengan bibit bawang merah kecil. Untuk mengetahui bibit yang siap tanam dapat dilihat pada uraian di bawah ini :
1.      Pilih umbi dengan berat 2,5-7,5gr
2.      Pilih umbi dengan ukuran seragam, tidak luka, sobek atau cacat
3.      Pilih umbi dari varietas yang sama
4.      Usahakan umbi bibit tumbuh tunas kecil dan akar merata
5.      Umbi bibit harus dalam keadaan sehat.
Demikian sedikit penjelasan yang dapat kami sampaikan, apabila pembaca ingin memulai budidaya bawang merah, dapat membeli bibit dari kami dengan harga terjangkau. Silahkan hubungi kami di 0878393451



Tidak ada komentar:

Posting Komentar