Selasa, 06 September 2016

Peluang Usaha Budidaya Bawang Merah dan Putih

 Peluang Usaha Budidaya Bawang Merah dan Putih
Permintaan terhadap bawang merah dan bawang putih kian meningkat dan cenderung stabil. Terlebih menjelang momentum besar seperti bulan puasa, Sedekah bumi, Idul fitri, Idul Adha, natal dan Tahun Baru


Bawang merah dan bawang putih adalah salah satu produk pertanian yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Permintaan terhadap bawang merah dan bawang putih kian meningkat dan cenderung stabil. Terlebih menjelang momentum besar seperti bulan puasa, Sedekah bumi, Idul fitri, Idul Adha, natal dan Tahun Baru. Tentu harganya biasanya cenderung meningkat.

bibit bawang merah
Bibit Bawang merah

Bawang merah dan bawang putih bukan saja dimanfaatkan untuk kepentingan memasak, tetapi juga digunakan untuk terapi penyembuhan seperti flu, batuk, kencing manis, kanker dan lain sebagainya. Sedemikian besar manfaat bawang merah dan putih menjadikan bisnis dan budidaya bawang merah dan putih sebagai salah satu usaha agribisnis yang menarik dan menjanjikan.

Dikutip dari laman detik.com edisi September 2016, Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Cipete pekan kalu dijual dengan harga Rp 30.000/kg, tetapi memasuki awal September harga bawang merah dan putih mengalami kenaikan menjadi Rp 40.000/kg.

Menurut pedagang bawang merah dan putih bernama Suratman, kenaikan kedua bahan pangan tersebut dikarenakan karena jumlah kiriman dari sentra bawang di Jawa mengalami penurunan jumlah pengiriman, hal itu dikarenakan karena seringnya hujan turun sehingga banyak bawang yang menjadi busuk.

"Kita jual bawang merah dan putih sekarang per kilonya Rp 40.000, minggu lalu kita jualnya masih Rp 30.000/kg nya," ujar Suratman ketika disambangidetikFinance di Pasar Cipete, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016).

"Yang bikin harga bawang naik itu kiriman dari sentra pusat di Jawanya berkurang, itu karena di Jawa masih sering hujan jadi bawang bawangnya banyak yang busuk," ujar Suratman.

Ia juga menambahkan jika jumlah pasokan yang dikirim berkurang akan berdampak kepada harga hang dijual.

"Kan kalau jumlah pasokannya berkurang harganya naik karena barangnya langka, kalau barangnya sudah banyak lagi harganya pasti turun lagi," tutup Suratman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar